Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 Mei 2011

Tips Pacaran Ala Muslim

Nah....kali ini Andrie Exs ngasih kamu tips-tips berpacaran ala Islam.
Mau tau nggak...????
bahwa kita sebagai umat islam.di larang pacaran....karna akan menimbulkan hal2 yang nggak di inginkan..yach.....!!! karena zaman udah berubah..semuanya juga berubah...kamu pasti lah pengen pacaran..punya pasangan kaya manusia umum....nach buat kamu yg pgen pacaran tapi tetap di di dalam norma-norma yang wajar..dan bisa di pandang baik secara agama kamu......
nich ..tips-tips pacaran ala muslim..hehehehehehehe... 

1) Jaga pandangan
Nggak salah sich menatap muka pasangan kita...tapi jangan berlebihan..ntar pikiran kamu
kamu ke mana-mana, yang ada malah nambah dosa dech.

2) Orang ketiga saat berduaan
Yach.... kalau kamu lagi berdua"an.....jg lupa bawa orang yg bisa jadi obat nyamuk kamu hehehehehehe.
meskipun sedikit risih c, tapi kan menjaga itu lebih baik,bawa aja adek kamu,temen kamu..yg betah
nunggu'in kamu,atau bawa aja ke rumah pasangan kamu.biar lebih seru tuch..ngumpul
bareng keluarga..yach sekalian aja kenalin dia ama family..biar lebih akrab

3) Warning pacaran di tempat gelap..atau di tempat sepi
Hem....kebanyakan pasangan pegen nya berdu"an..ngak ada yg ganggu..cari2 tempat..yg ngk
ada keramaian..kata nya biar lbih tersasa kalau nich dunia..milik berdua...tapi buat kamu2 jgn
dech...tempat sepi itu lah banyak godaan nya..banyak menimbulkan maksiat nya..bahaya
buat kamu dan pasangan kamu,ikut aja tips ygkedua..cari tempat banyak orang. yach di
rumah.atau tempat yg terang, jangan di tempat gelap nggak enak... mana mau lihat muka pasangan kita kalau kita pacaran di tmpat gelap.....
ntar bisa2 salah lihat hehehe.

4) Kendalikan hawa nafsu
Yach....usahin dech..pacaran kamu sehat,ngak usah cinta pakai nafsu..apalagi kalau kamu
seorang muslim..buang jauh pikiran2,ingin ciuman.merangkul,membelai..karna menurut islam
wanita ama laki2 tuch,ngak boleh bersentuhan maksud nya bukam muhrim gitu dech, tau kan
ingat hawa nafsu kita tuch..slalu di kendalikan ama setan.

5) Nggak usah sering ketemu
Kalau bisa kamu ngak usah sering ketemu.....biar lebih terjaga...yach ketemuan kalau bisa
malam minggu aja..atau pas ada acara keluarga kamu atau pasangan kamu....biar nggak
ketemuan kan masih ada alat komunikasi...untuk memperat hubungan kalian

6) Jangan memandang aurat pacar
Nich buat yg cwo..kalau cwe kamu pakai kerudung semua tertutup...dari atas ampe bawa kaki,
yach ngak ada yg di masalahkan..cuma tetap jaga aja pandangan....tapi buat cwe kamu..yg
pakai baju t-shiert atau celana jeans..yg simple..yach jangan ampe para kaum cwo..terlena
melihat aurat cwe kamu..yg sedikit terbuka...plis donk sebagai pemimpin..nasehatin
aja cwe kamu..untuk bisa berpakaian...seperti wanita muslim layak nya....kalau dia punya
hati sebagai cwe muslim..insyaallah dia bakalan ikut nasehat baik dari kamu....

7) Jangan menunda-menunda
Yach..puncak akhir..buat kamu yg udah merasa enak,merasa dekat,ama pasangan kamu
yach siap2 donk untuk memikir an yg lebih serius,yaitu ke janur kuning alias menikah
hehehe...jagan di tunda-tunda....ntar lama2 bisa menimbulkan dosa

Oh...yach kalau kamu ngerasa selama pacaran pernah melakukan hal2 yg berbaur dosa
yach cepat-cepat bertobatlah.....ama yg dia atas (Allah) karna Allah maha penyayang dan maha pengampun
Insyaallah Allah akan memaafkan hamba nya dari dosa-dosa yg telah kamu lakukan,. Amien...
Allah itu baik kok...

Selasa, 12 April 2011

Ciri-ciri Istri Sholehah

1. Penuh kasih sayang, selalu kembali kepada suaminya dan mencari maafnya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : “Maukah aku beritahukan kepada kalian, istri-istri kalian yang me...njadi penghuni surga yaitu istri yang penuh ...kasih sayang, banyak anak, selalu kembali kepada suaminya. Di mana jika suaminya marah, dia mendatangi suaminya dan meletakkan tangannya pada tangan suaminya seraya berkata: “Aku tak dapat tidur sebelum engkau ridha.” (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa no. 257. Silsilah Al-Ahadits Ash Shahihah, Asy- Syaikh Al Albani rahimahullah, no. 287)
2. Melayani suaminya (berkhidmat kepada suami) seperti menyiapkan makan minumnya, tempat tidur, pakaian, dan yang semacamnya.

3. Tidak memberikan Kemaluan nya kecuali kepada suaminya.

Al Quran :

“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. (an-Nuur: 2-3).

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk,” (al-Israa’: 32)

“Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,” (al-Furqaan: 68-69).

“Hai Nabi, apabila datang kepadamu perempuan-perempuan yang beriman untuk mengadakan janji setia, bahwa mereka tiada akan menyekutukan Allah, tidak akan mencuri, tidak akan berzina, tidak akan membunuh anak-anaknya, tidak akan berbuat dusta yang mereka ada-adakan antara tangan dan kaki mereka dan tidak akan mendurhakaimu dalam urusan yang baik, maka terimalah janji setia mereka dan mohonkanlah ampunan kepada Allah untuk mereka. Sesungguhnya Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (al-Mumtahanah: 12).

HADIS :

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Tiga jenis orang yang Allah tidak mengajak berbicara pada hari kiamat, tidak mensucikan mereka, tidak melihat kepada mereka, dan bagi mereka adzab yang pedih: Orang yang berzina, penguasa yang pendusta, dan orang miskin yang sombong,” (HR Muslim [107]).

Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a, bahwasanya Rauslullah saw. bersabda, “Tidaklah berzina seorang pezina saat berzina sedang ia dalam keadaan mukmin,”

Masih diriwayatkan darinya dari Nabi saw. beliau bersabda, “Jika seorang hamba berzina maka keluarlah darinya keimanan dan jadilah ia seperti awan mendung. Jika ia meninggalkan zina maka kembalilah keimanan itu kepadanya,” (Shahih, HR Abu Dawud [4690]).

Diriwayatkan dari al-Miqdad bin al-Aswad r.a, ia berkata, Rasulullah saw. bersabda kepada para sahabatnya, “Bagaimana pandangan kalian tentang zina?” Mereka berkata, “Allah dan Rasul-Nya telah mengharamkannya maka ia haram sampai hari kiamat.” Beliau bersabda, “Sekiranya seorang laki-laki berzina dengan sepuluh orang wanita itu lebih ringan daripada ia berzina dengan isteri tetangganya,” (Shahih, HR Bukhari dalam Adabul Mufrad [103]).

4. Menjaga rahasia-rahasia suami, lebih-lebih yang berkenaan dengan hubungan intim antara dia dan suaminya. Asma’ bintu Yazid radhiallahu ‘anha menceritakan dia pernah berada di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu kaum lelaki dan wanita sedang duduk. Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya: “Barangkali ada seorang suami yang menceritakan apa yang diperbuatnya dengan istrinya (saat berhubungan intim), dan barangkali ada seorang istri yang mengabarkan apa yang diperbuatnya bersama suaminya?” Maka mereka semua diam tidak ada yang menjawab. Aku (Asma) pun menjawab: “Demi Allah! Wahai Rasulullah, sesungguhnya mereka (para istri) benar-benar melakukannya, demikian pula mereka (para suami).” Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Jangan lagi kalian lakukan, karena yang demikian itu seperti syaithan jantan yang bertemu dengan syaitan betina di jalan, kemudian digaulinya sementara manusia menontonnya.” (HR. Ahmad 6/456, Asy-Syaikh Al Albani rahimahullah dalam Adabuz Zafaf (hal. 63) menyatakan ada syawahid (pendukung) yang menjadikan hadits ini shahih atau paling sedikit hasan)

5. Selalu berpenampilan yang bagus dan menarik di hadapan suaminya sehingga bila suaminya memandang akan menyenangkannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Maukah aku beritakan kepadamu tentang sebaik-baik perbendaharaan seorang lelaki, yaitu istri shalihah yang bila dipandang akan menyenangkannya, bila diperintah akan mentaatinya dan bila ia pergi si istri ini akan menjaga dirinya”. (HR. Abu Dawud no. 1417. Asy-Syaikh Muqbil rahimahullah berkata dalam Al-Jami’ush Shahih 3/57: “Hadits ini shahih di atas syarat Muslim.”)

6. Ketika suaminya sedang berada di rumah (tidak bepergian/ safar), ia tidak menyibukkan dirinya dengan melakukan ibadah sunnah yang dapat menghalangi suaminya untuk istimta’ (bernikmat-nikmat) dengannya seperti puasa, terkecuali bila suaminya mengizinkan. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Tidak halal bagi seorang istri berpuasa (sunnah) sementara suaminya ada (tidak sedang bepergian) kecuali dengan izinnya”. (HR. Al-Bukhari no. 5195 dan Muslim no. 1026)

7. Pandai mensyukuri pemberian dan kebaikan suami, tidak melupakan kebaikannya, karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda: “Diperlihatkan neraka kepadaku, ternyata aku dapati kebanyakan penghuninya adalah kaum wanita yang kufur.” Ada yang bertanya kepada beliau: “Apakah mereka kufur kepada Allah?” Beliau menjawab: “Mereka mengkufuri suami dan mengkufuri (tidak mensyukuri) kebaikannya. Seandainya salah seorang dari kalian berbuat baik kepada seorang di antara mereka (istri) setahun penuh, kemudian dia melihat darimu sesuatu (yang tidak berkenan baginya) niscaya dia berkata: “Aku tidak pernah melihat darimu kebaikan sama sekali.” (HR. Al-Bukhari no. 29 dan Muslim no. 907)

8. Bersegera memenuhi ajakan suami untuk memenuhi hasratnya, tidak menolaknya tanpa alasan yang syar’i, dan tidak menjauhi tempat tidur suaminya, karena ia tahu dan takut terhadap berita Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: “Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, tidaklah seorang suami memanggil istrinya ke tempat tidurnya lalu si istri menolak (enggan) melainkan yang di langit murka terhadapnya hingga sang suami ridha padanya.” (HR. Muslim no.1436)

9. Melegakan hati suami bila dilihat. Rasulullah bersabda, ”Bagi seorang mukmin laki-laki, sesudah takwa

kepada Allah SWT, maka tidak ada sesuatu yang paling berguna bagi dirinya,selain istri yang shalehah. Yaitu, taat bila diperintah, melegakan bila dilihat, ridha bila diberi yang sedikit, dan menjaga kehormatan diri dan suaminya, ketika suaminya pergi.” (HR Ibnu Majah).

10. Amanah. Rasulullah bersabda, ”Ada tiga macam keberuntungan (bagi seorang lelaki), yaitu: pertama, mempunyai istri yang shalehah, kalau kamu

lihat melegakan dan kalau kamu tinggal pergi ia amanah serta menjaga kehormatan dirinya dan hartamu …” (HR Hakim).

11, istri shalehah mampu memberikan suasana teduh dan ketenangan berpikir dan berperasaan bagi suaminya. Allah SWT berfirman, ”Di antara tanda kekuasaan-Nya, yaitu Dia menciptakan pasangan untuk diri kamu dari jenis kamu sendiri, agar kamu dapat memperoleh ketenangan bersamanya. Sungguh di dalam hati yang demikian itu merupakan tanda-tanda (kekuasaan) Allah bagi kaum yang berpikir.”(QS Ar Rum [30]: 21).

Demikianlah Ciri-ciri Istri shaleha, semoga bermanfaat buat para pembaca....

users olStatus : Kawan Online.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More